keuntungan investasi saham jangka panjang

MediaInstan.ComKeuntungan investasi saham jangka panjang tentunya adalah hal yang diharapkan oleh para investor yang menyiapkan hari tua dan tetap mendapatkan pasif income.

Saham memang menjadi salah satu instrumen investasi yang dapat memberikan keuntungan besar namun juga memiliki tingkat risiko yang tinggi.

Buat yang belum paham, Saham adalah sebuah surat sebagai bukti kepemilikan sebagian dari perusahaan yang bisa berupa aset atas modal yang telah investor tanamkan.

Dalam hal ini ada 2 jenis saham yakni preferred stok atau saham preferen dan satu lagi yakni commond stock atau saham biasa.

Untuk investaor pemegang prefferen stok tidak bisa ikut dalam pengambilan keputusan perusahaan namun mereka akan mendapatkan dividen terlbih dulu dibanding dengan pemegang saham biasa.

Dividen sendiri merupakan imbal hasil atau keuntungan dari laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham. Ini yang disebut dengan keuntungan investasi saham jangka panjang atau pasif income untuk para investor.

Selain itu masih ada keuntungan lain yang menjadi tujuan para investor.

Keuntungan Investasi Saham Jangka Panjang

Dalam hal ini keuntungan investasi saham jangka panjang bagi para investor bisa didapat dari dividen dan juga capital gain.

Namun, semua keuntungan itu tentunya dengan catatan bahwa kinerja perusahaan setiap harinya mengalami performa yang cukup baik.

Karena itulah, penting untuk mempelajari kondisi sebuah perusahaan, keuangan, rencana kerja kedepan, dan lain sebagainya sebelum melakukan pembelian saham.

Besarnya nominal dividen ini tergantung dari jumlah saham yang Anda beli pada emiten atau perusahaan tersebut yang mana semakin besar modal semakin besar keuntungan.

Adapun keuntungan investasi saham jangka panjang yang bisa nda dapatkan antara lain adalah:

1. Pasif Income

Seperti yang telah tersebut di atas bahwa kebanyakan investor yang memilih saham sebagai instrumen inevstasi jangka panjang adalah adanya pembagian dividen.

Jika perusahaan menjalankan bisnis dengan baik dan mengalami pertumbuhan yang positif, tentunya laba perusahaan juga akan mengalami pertumbuhan. Nah, laba inilah yang nanti akan dibagikan kepada para pemegang saham.

Dividen ini sendiri biasanya akan dibagikan dalam satu tahun sekali setelah perusahaan mencatat pembukuannya. Namun, ada juga beberapa perusahaan yang membagikan dividen 2 kali dalam setahun. Semua ini tergantung pada performa perusahaan.

2. Capital Gain

Keuntungan investasi saham jangka panjang selanjutnya adalah capital gain. Yaitu selisih harga jual dan harga beli saham.

Seiring berjalannya waktu, ketika perusahaan mengalami pertumbuhan yang bagus, maka nilai harga saham itu juga akan meningkat.

Nah, di sinilah akan ada selisih dan ketika Anda menjual saham tersebut, maka Anda akan mendapatkan keuntungan yang bernama capital gain.

3. Saham Bonus

Meski tidak semua perusahaan memiliki saham bonus, namun ini juga menjadi salah satu keuntungan investasi saham jangka panjang yang harus Anda ketahui.

Ini merupakan keuntungan yang perusahaan berikan kepada pemegang saham atau investor yang dananya berasal dari agio saham.

Nah agio saham ini adalah selilih dari harga saham dalam kondisi normal terhadap harga jual pada saat terjadi penawaran saham dari perusahaan.

Ini memmang menjadi salah satu daya tarik tersendiri yang perusahaan lakukan untuk menarik para investor dalam menanamkan modal ke perusahaan tersebut.

4. Peningkatan Nilai Investasi

Berikutnya yakni peningkatan nilai investasi sebagai keuntungan investasi saham jangka panjang yang bisa Anda dapatkan.

Sebagai contoh adalah perusahaan melakukan stock split yang memmbuat jumlah saham yang Anda miliki meningkat. Stock split ini bisa terjadi ketika harga saham berapa pada puncak tertinggi.

Sedangkan untuk contohnya adalah ketika harga saham sangat tinggi dan perusahaan melakukan pecah saham dengan ratio 1:4 maka, 1 lembar saham yang Anda miliki in isama dengan 5 saham baru yang mana harga saham mengikuti harga yang terbaru.

Hal ini biasa perusahaan lakukan untuk meningkatkan penjualan saham baru dan penyegaran pada bursa saham yang akan berimbas pada kenaikan yang signifikan.

5. Pengurangan Inflasi Aset

Keuntungan investasi saham jangka panjang selanjutnya adalah mengurangi inflasi dari aset yang Anda miliki.

Seperti kita ketahui bahwa setiap tahun akan ada yang namanya inflasi pada aset yang anda miliki baik itu uang tunai maupun barang lainnya.

Sebagai contoh jika hari ini Anda memiliki uang 1 juta rupiah, maka itu setara dengan 1 gram emas antam. Namun, dalam 20 tahun kedepan, uang Anda sudah tidak bisa lagi untuk membeli 1 gram emas.

Namun berbeda jika uang Anda, anda investasikan dalam bentuk emas atau saham, maka nilai dari aset yang Anda miliki juga akan mengalami kenaikan.

6. Kemudahan Dalam Investasi

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi saat ini, mendorong para perusahaan sekuritas untuk memudahkan para investor dalam menanamkan modalnya.

Dan hal inilah yang menjadi salah satu keuntungan inevstasi saham jangka panjang selanjutnya karena banyak tersedia aplikasi saham yeng bermunculan.

Seperti yang telah redaksi mediainstan.com bahas sebelumnya, ada banyak aplikasi saham terbaik yang menjadi rekomendasi buat Anda. Silahkan baca artikelnya di sini.

Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi Saham Terbaik Pilihan Investor

Saham Sebagai Investasi Jangka Pendek

Saham juga bisa menjadi salah satu instrumen inevstasi jangka pendek, namun Anda harus cukup memiliki waktu dalam pengelolaan dan membaca grafik.

Dalam hal ini Anda harus melakukan trading harian yang berrarti menuntut Anda menjadi seorang swing trader. Namun, tentunya risiko ini juga lebih besar lagi karena mengingat keuntungan dari capital gain yang Anda pertaruhkan.

Jadi dalam hal ini, Anda harus benar benar ahli agar modal yang Anda tanamkan tidak lenyap ketika mengalami loss karena risikonya memang tinggi.

Untuk metode yang satu ini memang kurang cocok bagi investor pemula dan juga membutuhkan pengalaman dan keahlian khusus dalam dunia trading.

Risiko Investasi Saham Jangka Panjang

Lantas adakah risiko investasi saham jangka panjang? Tentunya setiap sesuatu ada risiko tersendiri, Yang menjadi perbedaan hanyalah seberapa tinggi risiko tersebut.

Untuk investasi saham jangka panjang juga memiliki risiko yang mana tidak berbeda jauh dengan instrumen lain. Dan beberapa risiko tersebut adalah likuiditas, inflasi, merosotnya nilau tukar mata uang, kondisi negara dan juga risiko pasar.

Dalam hal ini, semua risiko ini bisa Anda baca dengan lebih detail pada artikel sebelumnya yang ada di sini:

Baca Juga: Strategi Memilih Investasi Jangka Panjang

Sedangkan untuk karakteristik investasi jangka panjang sendiri meliputi beberapa hal yang mana talh redaksi rangkum menjadi 3 bagian.

Jangka waktu lebih dari 1 tahun bahkan ada beberapa yang memang tidak mereka jual lagi. Selanjutnya yang kedua merupakan bagian dari aktiva perusahaan. Dan yang terakhir adalah keuntungan yang lebih besar.

Nah, itulah beberapa keuntungan investasi saham jangka panjang yang bisa menjadi acuan dalam menentukan instrumen apa yang terbaik untuk investor.

By Candra